Ketahui beberapa cara mengatasi gangguan tidur pada diri kita

Sumber: Healthdetik.com

Kualitas tidur bukanlah sesuatu yang dianggap sepele, hal tersebut jika terjadi terus menerus terjadi tidak dilakukan berbagai cara untuk mengatasi gangguan tidur secara baik, akan dapat meningkatkan resiko munculnya berbagai penyakit seperti, jantung dan penyakit hipertensi. Kita dapat ketahui bahwa penyakit ganguan tidur berjalan yang ditandai dengan rasa kantuk disiang hari, kesulitan tidur pada malam hari serta tidur yang tidak teratur.. hal tersebut merupakan beberapa tanda dari gangguan tidur yang mungkin saja terjadi pada kita ataupun orang-orang terdekat kita. Gangguan tidur adalah kelainan dari pola tidur seseorang. Hal ini akan menimbulkan penurunan kualitas tidur yang berdampak pada kesehatan dan keselamatan penderitanya. Berikut beberapa jenis-jenis gangguan tidur yang sering terjadi, diantaranya:

  • Sleep terror (teror tidur)

Teror tidur lebih sering terjadi pada anak-anak, terutama yang berusia 4-8 tahun. Penderita teror tidur dapat tampak ketakutan hingga berteriak ketika tidur. Kondisi ini dapat dipicu ketika anak sedang kelelahan atau demam

  • Insomnia

Insomnia adalah kondisi ketika seseorang merasa kesulitan untuk tidur atau butuh waktu yang sangat lama untuk tidur. Insomnia dapat disebabkan oleh kebiasaan sebelum tidur yang tidak baik, gangguan mental, atau penyakit tertentu (salah satunya gangguan kelenjar pineal).

  • Tidur berjalan
READ  Gangguan Napas Saat Tidur? Awas Itu Penyebab Fibrilasi Atrium.

Penyakit tidur berjalan (sleepwalking) memiliki istilah medis somnabulisme. Penderita kondisi ini sering bangun, berjalan, atau melakukan berbagai kegiatan dalam keadaan tidur, tetapi ia tidak menyadari apa yang dilakukannya.

  • Hipersomnia

Hipersomnia adalah kondisi di mana kebutuhan tidur sangat panjang, sehingga penderitanya selalu mengantuk di siang hari. Ada berbagai hal yang berpotensi menyebabkan hipersomnia. Salah satunya adalah depresi.

  • Nightmare (mimpi buruk)

Mimpi buruk terjadi saat otak membuat seseorang bermimpi hal-hal yang meresahkan. Belum diketahui penyebab dari mimpi buruk. Namun, mimpi buruk yang terjadi pada anak diduga dipicu oleh rasa cemas atau takut bila jauh dari orang tuanya.

Adapun beberapa gejala yang dapat dialami oleh sipenderita gangguan tidur sepertihalnya bangun dan tidur yang tidak tepat waktu. Bangun dan tidur pada waktu yang tidak teratur. Mendengkur, tersedak, mengertakkan gigi, atau berhenti bernapas selama sesaat, ketika sedang tidur. Kesemutan atau merasakan sensasi yang menjalar ke tangan dan kaki. Tungkai yang bergerak tanpa perintah pada saat ingin tertidur. Bernapas dengan irama yang tidak normal saat tidur. Sering terbangun saat sudah tertidur dan sulit untuk tidur kembali. Merasa tidak dapat menggerakkan badan ketika bangun tidur. Sering mengantuk pada siang hari, sehingga dapat tiba-tiba tertidur pada waktu yang tidak wajar, misalnya saat mengemudi. Mengalami mimpi buruk, ketakutan, berteriak, atau berjalan ketika tidur. Otot terasa lemah atau sering merasa lelah.[1]

READ  7 makanan sehat bagi jantung

“dilansir dari laman Hellosehat” dalam masalah ini, untuk mengatasi gangguan tidur, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik dan mengumpulkan beberapa informasi tentang gejala maupun riwayat kesehatan bagi sipenderita gangguan tidur tersebut. Dokter juga akan menyuruh berbagai tes, yaitu:

  • Electroencephalogram: tes menilai aktivitas elektrik di dalam otak dan mendeteksi potensi masalah apapun yang berkaitan dengan aktivitas ini.
  • Tes darah genetik: tes darah yang umumnya berguna untuk mendiagnosis narkolepsi dan kondisi kesehatan lainnya yang mungkin menyebabkan gangguan tidur.
  • Polisomnografi: studi tidur yang menilai kadar oksigen, pergerakan tubuh, dan gelombang otak untuk menentukan cara mereka mengganggu tidur.

Selain itu ada beberapa cra dalam mengatasi permasalahan tersebit sepertihalnya pola gaya hidup yang nyatanya berperan penting dalam kesehatan apalagi kualitas untuk kualitas tidur kita. Berikut beberapa tips cara mengatasi gangguan tidur yang dapat kita terapkan dirumah.

  • Kembalilah tidur jika Anda terbangun saat malam
READ  Ejakulasi Retrograde adalah Kondisi Serius? Simak Penjelasan Ini

Terlepas dari apakah Anda mengidap gangguan tidur atau tidak, terbangun saat malam adalah hal yang normal. Jika Anda menghadapi masalah ketika ingin kembali tidur, cobalah fokus mengatur napas, lakukan meditasi, atau melakukan teknik relaksasi.

  • Kembangkan rutinitas sebelum tidur yang santai

Lakukan aktivitas yang dapat mempersiapkan tubuh dan pikiran Anda untuk tidur. Pastikan kamar tidur Anda tenang, gelap, dan sejuk. Hindari makanan yang terlalu berat dan terlalu banyak minum saat malam hari.

  • Perbaiki kebiasaan Anda sehari-hari

Terlepas dari gangguan yang Anda alami, Anda harus berpegang teguh pada jadwal tidur yang konsisten, olahraga teratur, batasi konsumsi kafein, alkohol, dan nikotin. Mengatur stres juga bisa meningkatkan kualitas tidur jangka panjang.

Sumber referensi Alodokter.com