Diabetes

Diabetes Sebabkan Ejakulasi Dini

Diabetes Sebabkan Ejakulasi Dini- Tidak hanya menyebabkan ketergantungan pada obat, penderita diabetes juga harus menghadapi adanya gangguan pada kehidupan seksual. Ini yang terjadi pada kehidupan seks penderita diabetes.

Diabetes merupakan gangguan pankreas yang memicu ketidakseimbangan produksi insulin dalam tubuh yang menyebabkan produksi gula dalam tubuh lebih tinggi dari. Tidak diragukan lagi, diabetes menyebabkan ketidakseimbangan hormonal dan kemungkinan besar dapat mempengaruhi kehidupan seks seseorang.

Banyak orang dengan diabetes dilaporkan memiliki masalah berhubungan seks tetapi tidak ingin menghadapinya dan lebih menyembunyikan karena rasa malu.



Berikut beberapa pengaruh kehidupan seks yang terjadi pada penderita diabetes:

Libido rendah

Penderita diabetes biasanya akan memiliki libido atau keinginan untuk berhubungan seks yang turun jauh. Kadar glukosa tinggi dalam tubuh menyebabkan penurunan yang cukup besar dalam dorongan seksual seseorang.

Namun, orang yang menderita diabetes tipe 1 tidak perlu khawatir, karena hal ini terjadi hanya jika penyakit terjadi lebih parah karena si pasien tidak mengontrol pola makan dengan benar dan kurang olahraga.

Ejakulasi dini

Pasien diabetes juga dapat mengalami ejakulasi dini karena kadar trigliserida tinggi di dalam tubuh tinggi.

Disfungsi ereksi

Kasus-kasus kronis dari diabetes juga dapat menyebabkan masalah saraf dalam tubuh. Ini menyebabkan beberapa posisi seksual menjadi tidak nyaman atau ereksi hampir tidak mungkin dilakukan karena adanya gangguan pada ketegangan pada saraf yang merangsang respons seksual dalam tubuh.

Namun, sebenarnya pasien diabetes masih bisa melakukan hubungan seksual, asalkan ia bisa mengendalikan penyakitnya dengan baik dengan mengontrol kadar gula darah dengan tidak makan makanan berlemak, mengandung tinggi gula, serta cukup melakukan olahraga.

Diabetes adalah kondisi gula darah tinggi akibat tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin, tidak dapat mengolah insulin, atau kombinasi dari keduanya. Jika tidak dikontrol, diabetes dapat menimbulkan komplikasi yang bisa berujung fatal. Untungnya, banyak dari komplikasi ini yang bisa dicegah atau diobati dengan kesadaran akan kesehatan tubuh.

Gejala awal diabetes yang harus Anda ketahui

Ada banyak gejala diabetes yang harus Anda waspadai, karena pada mulanya ini bisa tampak kurang serius. Komplikasi dapat terjadi jika diabetes tidak diobati dalam tahap awal ini.

Beberapa gejala awal dari diabetes dapat meliputi:

  • Penurunan berat badan, bahkan tanpa diet
  • Sering buang air kecil
  • Penglihatan kabur
  • Kelelahan yang tidak lazim
  • Kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki

Tapi ternyata, gejala diabetes pada pria bisa menunjukkan karakteristiknya tersendiri, yang berbeda dengan gejala pada perempuan.

Apa saja gejala diabetes pada pria?

Gejala diabetes pada pria

Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi alias impotensi adalah ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. Ini bisa menjadi gejala dari banyak masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, stres, merokok, obat, penyakit ginjal, dan kondisi sirkulasi darah atau sistem saraf. Pria penderita diabetes beresiko terkena impotensi. Penelitian telah membuktikan bahwa 20 hingga 75 persen pria penderita diabetes mengalami disfungsi ereksi. Jika Anda memiliki masalah disfungsi, pertimbangkan diabetes sebagai satu kemungkinan penyebabnya.

Kerusakan sistem saraf otonom

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf otonom (SSO) dan menyebabkan masalah seksual. Jika pembuluh darah dan saraf di penis terluka karena diabetes, dapat menimbulkan impotensi.

Ejakulasi terbalik (retrogade)

Pria penderita diabetes juga dapat mengalami ejakulasi terbalik, biasa disebut ejakulasi retrogade. Ini dapat berakibat pada sebagian air mani dilepaskan balik ke dalam kandung kemih. Gejala yang jelas dapat meliputi sedikitnya air mani yang dilepaskan selama ejakulasi.

Masalah urologi

Masalah urologi dapat muncul sebagai gejala diabetes pada pria karena kerusakan saraf diabetes. Ini meliputi kandung kemih terlalu aktif, ketidakmampuan mengontrol buang air kecil, dan infeksi saluran kemih.

Faktor risiko yang bisa memperparah gejala diabetes pada pria

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko untuk mengalami komplikasi akibat diabetes, termasuk:

  • Merokok
  • Tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi
  • Kelebihan berat badan
  • Menghindari aktivitas fisik
  • Berusia lebih dari 40 tahun

Join The Discussion